Tampilkan postingan dengan label Polaris Office. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polaris Office. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Desember 2011

Pilih Tablet atau Notebook?

Konsep komputer telah berubah. Jika dulu kita membayangkan sebuah komputer merupakan produk berdesain kotak yang terkesan kaku dan dilengkapi keyboard, lain halnya sekarang. Komputer muncul dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk tablet yang mengandalkan layar sentuh tanpa bantuan papan ketik.

Meningkatnya popularitas tablet PC tersebut kini malah dituding sebagai salah satu penyebab melambatnya pertumbuhan penjualan notebook dan netbook. Padahal, rata-rata vendor dan media memosisikan komputer tablet ini sebagai komputer kedua, sebagai pelengkap laptop atau notebook.

Tapi di sisi konsumen, sering muncul kebingungan antara membeli tablet PC atau notebook. Ditambah gencarnya aksi penjual yang mempromosikan barang dagangannya, seringkali konsumen kurang puas akibat salah membeli.

Untuk memastikan Anda dapat memaksimalkan produk yang dibeli, berikut tiga langkah yang dapat dijadikan panduan pengambilan keputusan saat harus memilih antara tablet PC dan notebook.

Kenali kebutuhan Anda
Meskipun sama-sama tergolong sebagai komputer, namun tablet dan notebook dirancang untuk cara penggunaan dan tujuan yang berbeda. Bahkan, kebanyakan tablet PC yang beredar memiliki sistem operasi yang berbeda.

Akibat adanya perbedaan sistem operasi ini, maka aplikasi atau software yang digunakan juga otomatis berbeda. Misalnya, untuk notebook berbasis sistem operasi Microsoft Windows, Anda mungkin akan menggunakan Microsoft Office atau Open Office untuk membuka naskah atau menyelesaikan laporan keuangan.

Tapi di komputer tablet, aplikasi yang digunakan sama berbeda, baik dari segi kemampuan, fitur, dan cara penggunaan. Jadi pastikan kebutuhan Anda akan dapat dipenuhi perangkat yang baru dibeli tersebut.

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada penggunaan keyboard. Walaupun Anda dapat menggunakan komputer tablet dengan keyboard tambahan, namun hampir semua aplikasi untuk tablet dirancang untuk memaksimalkan penggunaan layar sentuh.

Jadi jika Anda banyak melakukan input teks seperti mengetik naskah yang panjang, memasukkan data, dan hobi bermain game serius, disarankan Anda membeli notebook. Namun, jika aktivitas komputer Anda hanya sebatas browsing Internet, chatting, mengetik naskah pendek, mencatat buku harian, mendengarkan lagu, bermain game yang santai, serta jarang mengetik, maka tablet PC dapat memenuhi kebutuhan Anda. Pastikan aplikasi yang Anda butuhkan ada di platform yang diinginkan.

Hitung dananya
Begitu sudah mengenali kebutuhan Anda, kini pastikan dana yang dimiliki cukup. Saat menghitung dana yang disiapkan untuk membeli tablet atau notebook, pastikan ada dana tambahan untuk membeli aksesoris pendukung atau garansi tambahan.

Beberapa tablet PC juga telah dilengkapi fasilitas mobile Internet terintegrasi, yang memungkinkan koneksi Internet melalui jaringan koneksi data operator seluler. Untuk notebook, seringkali Anda harus mengeluarkan dana ekstra untuk membeli dongle atau modem USB untuk terkoneksi ke Internet.

Tergantung merek dan spesifikasi, harga tablet PC berkisar antara Rp 1,5 juta — Rp 8 juta. Sedangkan untuk netbook, antara Rp 2,5 juta — Rp 6 juta dan notebook antara Rp 3 juta — Rp 30 juta. Seringkali, perbedaan harga terletak pada merek dan beberapa fitur yang dimilikinya.

Salah satu keuntungan membeli tablet keluaran merek terkenal adalah dukungan purna jual serta nilai jual kembali yang lebih baik. Sedangkan untuk notebook, mengingat spesifikasinya yang cenderung lebih seragam, merek, desain, dan harga akan menjadi pertimbangan yang utama.

Mengingat harga tablet PC yang relatif lebih murah dibanding notebook dan netbook, tidak ada salahnya jika Anda memilih tablet PC. Tentunya jika memang tablet PC dapat memenuhi kebutuhan.

Seberapa tinggi mobilitas Anda?
Mungkin inilah pertimbangan yang paling menentukan. Bagi yang sering bepergian, membawa notebook kadang cukup membebani akibat ukuran dan bobotnya. Apalagi jika Anda membawanya untuk waktu yang cukup lama, menggunakan tas notebook ala kadarnya.

Jika Anda memiliki mobilitas tinggi dan kebutuhan hanya sekadar presentasi atau mengakses Internet, maka tablet PC merupakan pilihan yang bijaksana. Selain ringan, tablet PC juga lebih dingin sehingga tidak menimbulkan masalah jika lupa dimatikan saat berada di tas. Daya tahan baterai yang panjang serta waktu menyala yang singkat juga menjadi nilai tambah yang patut diperhitungkan.

Kesimpulan
Komputer tablet boleh dibilang masih tergolong pendatang baru, sehingga perkembangannya masih dalam tahap awal. Ke depan, komputer tablet akan memiliki kemampuan dan kegunaan yang lebih banyak. Baik notebook dan tablet memiliki keunggulan dan kelemahannya tersendiri, jadi pastikan Anda tidak salah pilih. Selamat membeli.

Kristian Tjahjono, kontributor situs teknologi konsumen yangcanggih.com. Antusias terhadap berbagai jenis gadget, mulai dari komputer, ponsel, sampai kamera digital.

Sabtu, 07 Mei 2011

Tablet ASUS Eee Pad Transformers

Ketika diperkenalkan untuk pertama kalinya di ajang CES, Asus Eee Pad Transformer akan dirilis ke pasar pada bulan April mendatang. Namun tablet PC Android besutan Asus itu akan dirilis secara resmi di Taiwan hari Jumat, 25 Maret 2011.

Kala diumumkan pertama kali belum banyak kejutan yang hadir dari tablet Asus ini. Di mana pada saat itu disebutkan bahwa tablet ini akan hadir dengan layar berukuran 10,1 inchi, prosesor Tegra 2, RAM DDR 2 1GB, serta kapasitas memori pilihan 16 GB dan 32 GB. Untuk sistem operasi tablet Asus ini dilaporkan akan menjalankan sistem operasi Android 3.0 (Honeycomb).

Kejutan beserta jawabannya justru akan datang pada hari Jumat nanti, ketika kita bisa melihat kustomisasi Android Honeycomb yang dioperasikan dengan menggunakan keyboard. Soal harga, jika menilik kata resmi dari Asus, memang Eee Pad Transformer masih dibanderol di kisaran $400-$700. Untuk mengetahui lebih detil lagi, kita tunggu saja rilis resminya nanti.
LigaPonsel




Desain
Ada banyak produk tablet yang diluncurkan pada tahun ini, dan ASUS Eee Pad Transformers adalah salah satunya. Tablet ini mengusung teknologi layar capacitive 10,1 inchi dengan kedalaman 16 juta warna dan memiliki resolusi 1280 x 800 pixels, menghasilkan kualitas layar yang sangat menawan. Sensitifitas layar sentuh juga sangat baik, apalagi memakai sistem multi touching yang menambah kenikmatan dalam menyentuh layar.

Eee Pad mengusung desain unibody, dalam artian seluruh bagian tubuhnya menyatu dan tidak bisa dilepas-lepas. Seluruh bagian sampingnya terbuat dari logam sedangkan bagian belakangnya merupakan plastik keras dengan aksen bintik-bintik yang tampaknya ditujukan agar tablet ini tidak licin saat berada didalam genggaman.

Bukan hanya sekadar tablet berlayar sentuh, Eee Pad Transformer juga dapat difungsikan selayaknya notebook. Asus menyediakan pilihan docking khusus agar tablet tersebut bisa bertransformasi menjadi notebook dengan tambahan docking keyboard. Dock keyboard memiliki tambahan slot kartu microSD dan dua USB port ke tablet Transformer, serta tambahan port headphone 3.5mm. Dock ini menjadi salah satu pilihan paket penjualannya, namun dapat juga dibeli terpisah.

Catatan
Bila mempunyai tablet ini namun tak memiliki tambahan dock keyboardnya akan terasa tidak optimum.

Fitur
Eee Pad Transformer membawa kamera utama berdaya 5 megapixels dan sebuah sub kamera dengan daya 1,3 megapixels untuk self portrait, video chat maupun video calling. Dilengkapi fitur White Balance, Color Effect,Digital zoom dan Autofocus. Hanya butuh 1 detik untuk menghasilkan foto. Hebatnya lagi, kamera bisa merekam video berkualitas High Definition 1080 p dengan resolusi 1920 x 1080 Pixels. Hasil foto/video bisa di-share ke email,Facebook, Picasa, Twitter dan YouTube. Fasilitas pengeditan foto hanya crop dan rotate.

Akses internet kencang bisa dirasakan di tablet ini. Walaupun untuk bisa masuk kepada jaringan hanya bisa melalui koneksi WiFi. Penyetingan WiFi pun mudah untuk digunakan. Untuk browsernya disediakan browser Google yang bisa multitasking (membuka beberapa situs sekaligus). Untuk Zoom In/Out halaman situs bisa di-pinch atau doubel tap. Dikarenakan Asus menggunakan OS Android Honeycomb tentu saja fitur email-nya juara dikelasnya, apalagi bila pengguna menggunakan akun Gmail.

Handphone ini menyiapkan fitur untuk membantu pekerjaan kantor. Diantaranya Polaris Office, aplikasi untuk membuka, mengedit dan membuat baru file Office (Word, Excel,Power Point)dengan gratis. Apalagi ketersediaan dock keyboard membantu kita dalam pengetikan.

Catatan
Layaknya gadget berplatform android, tablet ini mampu mengakses Android Market untuk mendownload aplikasi. Tablet ini tak dilengkapi dengan slot SIM card, pada konsol tablet juga tidak terdapat slot memori eksternal. Memori eksternal (Micro SD) terdapat pada keyboard.

Kinerja
Kinerja tablet produksi Asus ini sangat bagus, apalagi Android nya sudah memakai seri yang khusus untuk perangkat tablet yaitu berversi 3.0 (honeycomb). Dibekali baterai Lithium Polymer berkapasitas 24,2 Wh, Eee Pad Transformer sanggup bertahan hidup sekitar 16 jam. Daya tahan baterai akan bertahan lebih apabila Anda memasang dock keyboard-nya yang unik. Seluler
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...