Tampilkan postingan dengan label Innova. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Innova. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2012

BI: DP Minimum, Kredit Motor 25%, Mobil 30%, Mobil Produktif 20%

Bank Indonesia (BI) akhirnya mengatur batas minimal uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan bermotor.

Besaran uang muka yang kini harus dibayar masyarakat untuk kredit sepeda motor adalah 25 persen, roda empat 30 persen, dan roda empat atau lebih untuk keperluan produktif 20 persen.

Kepala Divisi Keuangan Toyota Astra Financial Services, Surjani Slamet, memprediksi aturan baru tersebut akan berpengaruh terhadap penjualan kendaraan dengan segmen menengah ke bawah.

"Kendaraan middle low akan terpengaruh, turun dalam jangka pendek. Terutama untuk pembeli-pembeli entry level," kata Surjani ketika dihubungi VIVAnews, Sabtu 17 Maret 2012.

Menurutnya yang paling banyak berpengaruh adalah kendaraan-kendaraan yang dikategorikan murah. Toyota, misalnya, produk yang selama ini menjadi incaran para konsumen baru adalah Avanza dan Innova.

"Entry level itu Avanza, marketnya lebih besar dan pasti akan ada penurunan. Tapi untuk sementara saya belum pegang data perkiraan penurunan penjualannya," kata dia.

Kendati demikian, lanjutnya, jika aturan itu sudah diterapkan, dalam jangka panjang konsumen akan menyesuaikan diri. Sama halnya dengan kenaikan bahan bakar minyak. Misalnya akan ada titik keseimbangan baru di masyarakat. "Mau tidak mau masyarakat akan mengikutinya," ujar Surjani.

Selama ini Toyota memang mematok uang muka yang berbeda-beda. Bergantung pada paket-paket yang diminati oleh konsumen. Namun jika dirata-rata, maka uang muka yang dibayarkan oleh konsumen rata-rata lebih dari 20 persen.

"Bukan berarti di bawah 20 persen tidak ada, ada paket-paket sendiri. Analisis per paket berbeda, ada yang 10,15 dan 20 persen," ucapnya.

Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution, mengatakan alasan dikeluarkannya kebijakan ini untuk meningkatkan prinsip kehati-kehatian. Selain itu juga untuk memperlambat pertumbuhan impor kendaraan bermotor. Saat ini, pertumbuhan impor lebih cepat dibanding ekspor. (umi)

Sabtu, 07 Januari 2012

Ertiga, Lawan Berat Avanza-Xenia Diperkenalkan di India


















MPV 7 penumpang Suzuki Ertiga diperkenalkan di Auto expo 2112, New delhi, India

New Delhi, KompasOtomotif - Di India MPV ini masih dianggap baru! Namun di Indonesia, Ertiga akan menjadi lawan berat duet Avanza-Xenia. Hal tersebut bisa dilihat dari dimensi dan mesin yang dipilih Suzuki untuk MPV ini. Bahkan bisa jadi, juga menyosor Kijang Innova. Pasalnya, dimensi Ertiga lebih pendek 220 mm (22 cm) dan lebarnya lebih kecil 55 mm dari Innova.

Peluncuran Ertiga hari ini di India - saat tampil pertama kali sebagai MPV konsep di Auto Expo New Delhi pada 2010 disebut RIII - mendapatkan perhatian besar dari media otomotif India. Maklum, inilah debut Ertiga di dunia dan nantinya akan menjadi produk global Suzuki.

Mesin

Di India, Ertiga ditawarkan dengan dua mesin. Pertama mesin diesel 1,3 liter Multijet yang dipasok oleh Fiat. Kemampuan mesin ini menghasilkan tenaga 88 PS @4.000rpm dan torsi 200 Nm @1.750 rpm dengan konsumsi bahan bakar 20,77 km per liter (kpl).

Mesin kedua, bensin 1,4 liter digunakan untuk Ertiga yang dipasarkan di Indonesia) menghasilkan tenaga 94 PS @6.000rpm dan torsi 130 Nm @4.000 rpm. Kemampuan tersebut lebih besar dibandingkan dengan Avanza 1,3 liter atau Xenia (92 PS @6,.000 rpm, 11,9 kg-m @4.400 rpm), namun di bawah kemampuan mesin Avanza 1,5 liter (109 PS @6.000 rpm, torsi 14,4 kg-m @4.400 rpm).

Khusus mesin bensin ini, konsumsi bahan bakar diperkirakan 10 – 12 kpl. Namun Maruti mengklaim 16 kpl.

Interior

Desain rumah roda yang besar dinilai mirip dengan kendaraan komersial. Bodi dengan bumper didesain terintegrasi. Dari laporan beberapa media India, interior Ertiga termasuk lega untuk 7 orang penumpang. Akses keluar-masuk ke jok baris kedua dan tiga (belakang) yang dapat dilipat.

Dasbor sama dengan model Swift, namun warnanya lebih cerah (beige). Versi paling top dipasang ban dan pelek 15 inci.

Setir tampil dengan desain palang tiga, dilengkapi dengan power steering listrik (EPS), tilt steering, AC double blower, unit audio dengan koneksi USB, tombol audio di setir, keyless entrydan central lock. Untuk suspensi, basisnya sama dengan Swift, McPherson strut.

Kendati diperkenalkan hari ini, namun baru diluncurkan secara resmi akhir Maret dan mulai dijual awal April 2012.

Dimensi

Panjang : 4.265 mm

Lebar : 1.695 mm

Tinggi : 1.685 mm

Jarak sumbu roda : 2.740 mm (10 mm lebih pendek dari Kijang Innova)


Kompas
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...