Jumat, 03 Agustus 2012

Smartphone Tipis Huawei Tiba di Indonesia

Huawei Indonesia akhirnya secara resmi merilis Ascend P1, smartphone Android yang memiliki desain super tipis.

Dalam rilis pers yang diterima Ghiboo, Kamis (2/8), Huawei menyebutkan bahwa mereka akan melakukan roadshow di Jakarta dan Surabaya.

Untuk Jakarta, acara tersebut akan bertempat di Central Park Mall pada 3-5 Agustus mendatang, dan akan dilanjutkan di BRI Center Park mulai 6-10 Agustus 2012.

Sementara di Surabaya, Huawei memilih Plaza Marina sebagai tempat digelarnya roadshow pada 10-12 Agustus 2012.

Seperti diketahui, Huawei Ascend P1 adalah smartphone dengan ketebalan 7,69mm yang didukung prosesor dual-core 1.5Ghz. Layar sebesar 4,3 inci dengan resolusi 960x540 Gorilla Glass disinyalir mampu memenuhi kebutuhan para penggunanya.

Grafik didukung secara terpisah melalui SGX 540 Graphic Processor. Kamera yang disisipkan pada Ascend P1 berkekuatan 8 MP autofocus dengan LED Flash, yang juga mampu merekam video HD 1080p.

Beberapa fitur tambahan seperti 5.1 surround sound, Wi-Fi, Bluetooth, RAM 1GB, memori internal 4GB, serta slot microSD hingga 32GB semakin melengkapi Ascend P1. Produk yang juga memiliki dual microphone untuk meredam suara sekitar ini telah memakai sistem operasi Android terbaru, yakni Ice Cream Sandwich.

Dengan berbagai fitur papan atas tersebut, tak berlebihan jika Ascend P1 layak dilirik oleh mereka yang mencari smartphone Android high-end. Harga yang dibanderol untuk satu unit Huawei Ascend P1 adalah Rp 4,3 juta.

Jumat, 30 Maret 2012

Sahas Katta dengan Galaxy Nexus Mengalahkan Windows Phone

Keinginan Microsoft untuk meruntuhkan dominasi Android dalam pasar sistem operasi mobile tampaknya bukanlah pekerjaan yang mudah. Ingin menunjukkan kehebatan Windows Phone lewat tantangan Smoked by Windows Phone, Microsoft malah harus mengakui kehebatan Android.

Tantangan Smoked by Windows Phone ini menjadi kontroversial dan sempat menjadi pembicaraan yang hangat di media sosial, setelah salah seorang peserta merasa dicurangi oleh Microsoft.

Smoked by Phone Windows adalah sebuah kontes yang mengadu kecepatan Windows Phone dan smartphone berbasis Android atau iOS. Jika Windows Phone kalah cepat, maka Microsoft akan memberikan uang US$ 1.000 bagi peserta yang ponselnya mampu mengalahkan Windows Phone.

Adalah Sahas Katta yang menjawab tantangan Microsoft tersebut. Dengan membawa Galaxy Nexus yang sudah berjalan dengan Android Ice Cream Sandwich, dia ditantang untuk beradu cepat dalam mengakses informasi cuaca secara realtime dari dua kota berbeda di Amerika Serikat.

Karena Google Nexus miliknya tidak memasang fitur pengunci handsetdan memiliki widget cuaca yang langsung tampil di halaman muka, maka dengan mudah Sahas menampilkan cuaca di dua kota yang diminta. Cukup dengan menekan tombol daya, cuaca di dua kota dengan cepat muncul.

Sedangkan Windows Phone masih memerlukan dua gerakan, membukahandset dan menggeser layar untuk menampilkan informasi cuaca.

Namun sayangnya, staf karyawan Microsoft tidak mau mengakui kemenangan Sahas. Karyawan itu kemudian mencari-cari alasan bahwa yang diminta adalah cuaca di dua kota dalam dua negara yang berbeda.

Merasa dicurangi, Sahas kemudian menuliskan keluhannya itu lewat media sosial. Ceritanya pun dengan cepat menyebar. Hingga akhirnya cerita ini sampai kepada Ben Rudolph, orang Microsoft yang bertanggung jawab atas kontes ini.

Ben lewat akun Twitter-nya, @BenThePCGuy, akhirnya mengajukan permintaan maaf kepada Sahas dan menawarkan kontes ulang tantangan Windows Phone.

Sahas, meskipun kecewa, rupanya tidak kapok dengan tantangan Microosft tersebut. Lewat akun @sahaskatta, dia menyatakan siap menguji lagi mana yang lebih cepat antara Windows Phone atau Android.

Namun belum juga tanding ulang itu terlaksana, seolah mengakui kekalahannya, Ben segera menawarkan Sahas sebuah laptop dansmartphone gratis sambil tetap meminta maaf atas perlakuan tak enak yang diterima.

THEVERGE | IQBAL MUHTAROM


Kamis, 29 Maret 2012

Ultrabook Berprosesor Intel Ivy Bridge di Ajang Pameran Produk Elektronik Computex 2012, di Taiwan, Awal Juni

Para produsen komputer dikabarkan bakal ramai-ramai memamerkan Ultrabook dengan prosesor Intel Ivy Bridge di ajang pameran produk elektronik Computex 2012, di Taiwan, awal Juni 2012.

Kabar ini datang dari situs teknologi asal Taiwan, Digitimes, yang mendapat informasi dari sumber yang ikut menyelenggarakan Computex.

Disebutkan, Ultrabook pertama dengan prosesor Intel Ivy Bridge akan muncul setelah Intel mulai mengirimkan prosesor generasi ketiga itu satu bulan sebelumnya. Intel memang menjanjikan pengapalan massal Ivy Bridge akan dimulai pada kuartal kedua 2012.

Kabarnya, prosesor Ivy Bridge dengan model Core i5 akan segera diadopsi oleh dua produsen asal Taiwan, yakni Acer dan Asus.

Intel Ivy Bridge dengan proses produksi 22 nano meter (nm) ini akan menggantikan prosesor Intel dengan nama kode Sandy Bridge. Grafis pada prosesor ini juga ditingkatkan, serta mendukung Microsoft DirectX 11.

Intel mengklaim, performa Ivy Bridge lebih cepat 20% ketimbang Sandy Bridge, sedangkan performa grafisnya lebih cepat 60%.

Selain Intel, Microsoft juga diprediksi akan membahas rincian lebih lanjut seputar sistem operasi Windows 8 di Computex. Besar harapan pula, Microsoft akan menjelaskan tentang Windows 8 untuk perangkat tablet dengan prosesor berarsitektur ARM.

Computex 2012 akan menjadi tempat 1.800 peserta memamerkan produk terbaik mereka di 5.400 gerai yang disediakan. Pameran komputer terbesar di Asia itu akan diselenggarakan pada 5-9 Juni 2012.

Sumber : Kompas & PC Magazine

Prosesor Intel Ivy Bridge, Core Generasi III Meluncur Akhir April 2012


Setelah dirumorkan terjadi penundaan pengiriman prosesor Intel Ivy Bridge, akhirnya Intel siap meluncurkan prosesor Core generasi ketiga itu pada akhir April 2012.

Intel dikabarkan akan mengumumkan Ivy Bridge antara tanggal 22 sampai 28 April. Pengumuman itu mencakup model quad core yakni Core i7 untuk perangkat mobile, keluarga Core i7 Extreme, Core i7 untuk komputer desktop, dan keluarga Core i5 tipe i5-3570K, i5-3570T, i5-3550, i5-3550S, i5-3450 and i5-3450S.

Prosesor ini akan mulai ada di pasaran pada 29 April. Berikut daftar spesifikasi dan harga Ivy Bridge model Core i5 untuk desktop serta Core i7 untuk perangkat mobile dan desktop, yang diluncurkan pada akhir April.


Setelah itu, pada awal Juni 2012, barulah Intel akan memperkenalkan prosesor Ivy Bridge untuk perangkat mobile yakni Core i5 dual core. Pada saat itu juga, Intel akan meluncurkan prosesor Core i5 untuk desktop yakni Core i5-3570, i5-3570S, i5-3475S, i5-3470, i5-i5-3470S dan 3470T.

Berikut daftar spesifikasi Ivy Bridge model Core i5 untuk perangkat mobile dan desktop yang diluncurkan pada awal Juni nanti.

Sedangkan Ivy Bridge model Core i3, baru akan diluncurkan pada kuartal ketiga tahun ini. Intel memang sengaja meluncurkan terlebih dahulu prosesor untuk segmen premium, yakni Core i7 dan Core i5.

Berikut beberapa tipe prosesor model Core i3 yang baru akan dikapalkan pada kuartal ketiga 2012. Sekedar catatan, daftar Core i3 ini memang belum lengkap.

Sumber :

Rabu, 28 Maret 2012

Jembrana & Pekalongan Siap Uji Coba E-Health

Ilustrasi
JAKARTA - Sistem layanan digitalisasi data riwayat kesehatan pasien e-Health siap diuji coba di beberapa daerah, sebelum diterapkan pada 2016. Syarat utama penerapan e-Health ini, daerah tersebut sudah menerapkan sistem e-KTP.

Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan A Iskandar menjelaskan penerapan e-Health tersebut memang tidak bisa serentak karena sistem layanan ini masih dalam tahap uji coba dan pengumpulan data.

"Sebenarnya daerah Jembrana, Bali sudah menerapkan e-Health tersebut, tapi bukan dalam bentuk chip, hanya kartu biasa," kata Marzan dalam Konferensi e-Health Nasional di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Pemerintah kabupaten Jembrana, Bali ini memiliki sistem pelayanan akses kesehatan yang lebih baik dibandingkan pemerintah kabupaten lainnya di Indonesia.

Di sana, akses layanan kesehatan bisa ditangani secara cepat dan mudah berkat kartu layanan kesehatan yang diterbitkan pemerintah setempat.

Tidak hanya melayani akses kesehatan secara elektronik, Pemerintah Kabupaten Jembrana juga sudah menerapkan layanan elektronik untuk pengurusan dokumen baik KTP, pajak, dan yang berkaitan dengan urusan kependudukan dan sosial.

"Kami akan melihat daerah mana yang lebih siap terlebih dahulu, baik dari sisi teknologi, sumber daya manusia (SDM), perangkat hingga dana," tambahnya.

Khusus dana, sistem layanan e-Health tersebut akan memakai gabungan dana dari alokasi di masing-masing kementerian, baik Departemen Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), BPPT, Kementerian Dalam Negeri, masing-masing rumah sakit dan lembaga kesehatan terkait.

"Masyarakat tidak akan dikenakan biaya apapun alias gratis, mereka hanya menggunakannya saja karena nanti akan terintegrasi dengan e-KTP," jelasnya.

Tapi, dari sisi kesiapan segalanya, Pemerintah Kabupaten Jembrana ini dinilai memiliki potensi untuk diuji coba dalam layanan e-Health tersebut.

Selain Jembrana, Pemerintah Kota Pekalongan juga mengaku siap menerapkan e-Health tersebut. Bahkan hampir keseluruhan rumah sakit, sekolah, kantor walikota hingga Rukun Tetangga (RT) sudah terkoneksi dengan jaringan internet.

"Kami sudah mengoneksikan jaringan seluruh rumah sakit yang ada di Pekalongan melalui teknologi open source. Harapannya, kami segera menerapkan e-Health tersebut agar layanan kesehatan masyarakat bisa terlayani secara mudah dan cepat," tambah Walikota Pekalongan Basyir Ahmad.

PT Super Gasindo Jaya, Produsen Mobil Tawon Kerjasam Dengan Koperasi Kalijaga Sumatera Selatan

PT Super Gasindo Jaya, perusahaan yang memproduksi mobil Tawon akan menjalin kerjasama dengan Koperasi untuk menggenjot produksi. Koperasi yang digaet adalah Koperasi Serba Usaha Kalijaga, Desa Sukaraja, Propinsi Sumatera Selatan, atau disebut Koperasi Kalijaga.

Koperasi Kalijaga tidak hanya membeli beberapa unit AG-Tawon sebagai kendaraan operasional. Tapi, mereka akan mengadakan program pembiayaan dan pengadaan murah mobil nasional ini.

Ketua Koperasi Kalijaga, Dedy Mardiansyah, mengaku telah memesan beberapa unit AG-Tawon. Koperasi juga mencari cara untuk pembiayaan kepemilikan mobil AG-Tawon.

Tidak hanya itu, Koperasi Kalijaga mengajukan diri menjadi mediator pemasaran bagi masyarakat sebagai calon pembeli dengan pabrik-pabrik produsen mobil nasional, terutama yang tergabung dalam Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa).

Koperasi Kalijaga akan menggencerkan program pembiayaan murah dan mudah atas kepemilikan mobil nasional bagi masyarakat Sumatera Selatan. Slogannya, "Beli Produknya, Bangkit Industrinya. AG Tawon untuk lebih dipakai operasional, karena biayanya ringan, termasuk bahan bakar yang irit," tutur Dedy.

Di ajang International Auto Parts, Accessories and Equip Exhibition atau Inapa 2012, Tawon menghadirkan 3 unit dari Asianusa, yakni Tawon Transformer, AG-Tawon dan Metro Tawon.

"Dengan antusias yang tinggi dari pihak koperasi, kami pun turut senang dengan perhatian yang mereka berikan," kata Ketua Bidang Pemasaran dan Komunikasi Asianusa, Dewa Yuniardi, Rabu 28 Maret 2012 di Jakarta. (ren)

VIVAnews

Tahun 2007, Himawan Nugroho Menjadi Orang Indonesia Pertama Yang Memiliki 3 Sertifikat CCIE Sekaligus

Perusahaan teknologi Cisco memiliki beberapa tingkatan program sertifikasi jaringan komputer, salah satunya adalah Cisco Certified Internetwork Expert (CCIE) yang merupakan tingkatan tertinggi dan sangat ketat ujiannya.

Sertifikasi ini merupakan jaminan bagi seseorang yang memiliki keahlian khusus dalam bidang networking. Ada delapan sertifikat CCIE yang bisa dipilih oleh profesional TI sesuai kebutuhan pekerjaannya.

Satu "gelar" CCIE saja sudah sangat sulit diraih, tapi ternyata ada yang sudah punya tiga sertifikasi CCIE. Salah satunya, yang membanggakan, berasal dari Indonesia yaitu Himawan Nugroho.

Ketika mendapatkan CCIE ketiga pada tahun 2007, Himawan menjadi orang Indonesia pertama yang memiliki tiga sertifikat ini sekaligus. Hingga kini, hanya dua orang Indonesia dari 400-an orang yang memiliki triple CCIE di seluruh dunia.

Sertifikat pertama adalah CCIE Routing and Switching (diperoleh di Jepang, September 2001). Sertifikat kedua adalah CCIE Security (diperoleh di Belgia, Januari 2006). Sertifikat ketiga adalah CCIE Service Provider (diperoleh di Belgia, September 2007).

"Tesnya delapan jam di depan komputer, dalam sebuah laboratorium. Tes terbagi dalam beberapa sesi dan masing-masing sesi harus bisa dijawab minimal 80 persen," ungkap Himawan saat ditemui Kompas.com usai membagi pengalaman di kampus Bina Nusantara Syahdan Jakarta, Selasa (27/3/2012).

Ketatnya tes dan waktu yang terbatas, menjadi sebab mengapa hanya sedikit sekali yang bisa lulus dari tes untuk mendapatkan sertifikat CCIE. Dari pengalaman Himawan di Jepang, dari 7 orang yang ikut tes, hanya dirinya yang lulus dan mendapat sertifikat tersebut.

Untuk bisa mengikuti tes CCIE, profesional TI harus mengikuti tes computer base sehingga hasil tesnya bisa didaftarkan ke website Cisco untuk proses kualifikasi. Tes Computer Base bisa dilakukan dimana saja, namun tes CCIE harus dilakukan di negara penyelenggara.

Peserta yang memenuhi kualifikasi, akan mendapat kesempatan untuk mem-"booking" tes di negara-negara terdekat yang mengadakan tes CCIE. Peserta yang sudah terdaftar, harus datang ke negara penyelenggara untuk mengikuti tes selama 8 jam tersebut.

Pria yang lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia teknologi ini telah mengunjungi 30 negara sepanjang karirnya untuk mengerjakan beragam proyek.

Kesempatan ini bisa didapat setelah ia memiliki triple CCIE. Kini, ia menetap di Dubai dan bekerja sebagai Technical Adviser Cisco System untuk Cisco EMEA (Europe, Midle East, and Africa).

Datang ke Indonesia
Dalam kunjungan lima hari di Indonesia, Himawan menyebut kunjungan pribadinya ini dalam rangka acara Indonesia Networkers 2012.

"Saya ingin membagikan pengalaman saya tentang bagaimana bersaing di pasar global, bagaimana caranya bisa bekerja di perusahaan besar dunia, dan bagaimana menjadi orang Indonesia yang punya daya saing di dunia," ungkapnya.

Hari pertama ia telah mengunjungi kampus Institut Teknologi Nasional (Itenas) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Hari kedua ia mengunjungi Universitas Indonesia (UI) Depok, dan Universitas Bina Nusantara (Binus) Syahdan Jakarta.

Hari ketiga, akan digunakan untuk memberi seminar bagi 400 profesional TI di Plaza Bapindo, Jakarta. Hari selanjutnya ia akan mengadakan pertemuan dengan beberapa petinggi media di Indonesia. Himawan juga akan mengadakan makan malam bersama para profesional TI.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...