Rabu, 29 Februari 2012

Galaxy Note 10.1: Betul-betul TABLET!

Samsung menambah jajaran perangkat dari varian Galaxy Note. Pada perhelatan Mobile World Congress 2012 di Barcelona, Spanyol, Samsung mengumumkan kehadiran Galaxy Note 10.1.

Nampaknya, kali ini Samsung tidak mengklaim Galaxy Note 10.1 adalah sebuah perangkat perpaduan smartphone dan tablet. Tagline perangkat ini adalah "It's 10.1". It's Galaxy Note!" Ya, Galaxy Note 10.1 inci ini benar-benar komputer tablet.

Sama seperti pendahulunya, Galaxy Note 10.1 juga dilengkapi stylus pen yang dapat digunakan untuk menulis dan menggambar. Nilai tambah lainnya, perangkat ini juga telah disediakan 2 aplikasi dari Adobe, yakni Photoshop Touch dan Adobe Ideas.

Dikutip dari situs Samsung Mobile Press, Galaxy Note 10.1 diperkuat dengan prosesor dual-core1.4 GHz, RAM 1GB, layar 10.1 inchi WXGA beresolusi 1280×800, kamera 3MP dengan LED Flash dan kamera depan 2MP, serta beroperasi dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Memori internal Galaxy Note 10.1 tersedia dalam 3 pilihan, yakni 16GB, 32GB dan 64GB.

Untuk konektivitas, tersedia MicroSD, MicroUSB, jack audio 3,5 mm, bluetooth, serta 3G dan Wi-Fi untuk koneksi internet.



Pertumbuhan Android Semakin Cepat Dengan Aktivasi 850 Ribu Perangkat Per Hari

Sejak kemunculan sistem operasi Android tahun 2007 silam, ekosistemnya mengalami kenaikan begitu cepat. Sebagai empunya Android, Google melaporkan bahwa perangkat Android di seluruh dunia telah mencapai 300 juta unit.

Pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2012 di Barcelona, Spanyol, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2012, Google juga melaporkan total aktivasi per hari perangkat Android serta total aplikasi di Android Market.

Pada pertengahan Desember 2011 lalu, setiap harinya ada 700 ribu aktivasi perangkat Android di seluruh dunia. Pada akhir pekan momen Natal 2011, aktivasi Android mencapai 3,7 juta. Dan sekarang, pertumbuhan Android semakin cepat dengan aktivasi 850 ribu perangkat per hari.

Untuk toko aplikasi Android Market, saat ini sudah tersedia 450 ribu aplikasi. Jumlah ini naik tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu, di mana Google mengumumkan total aplikasi di Android Market baru 150 ribu.

Kesuksesan ini tentu dipicu karena sifat Android sebagai sistem operasi terbuka (open source) yang bebas diadopsi oleh vendor manapun. Hingga saat ini, Android sudah dikembangkan sampai versi 4.0 yang diberi nama Ice Cream Sandwich.

Namun hingga awal Januari 2012, Ice Cream Sandwich baru digunakan oleh satu persen dari total perangkat Android yang ada di seluruh dunia.

Sumber :
TheNextWebKompas


Sabtu, 25 Februari 2012

Ultrabook Pertama HP "Folio": Tipis 0,75 Inci, Berat 1,5 Kg, Baterai 9,5 Jam, Harga Rp 10,8 Juta

Rp 10,8 juta
HP perkenalkan ultrabook bisnis pertamanya bernama HP Folio. Memiliki desain yang tipis dan ringan, ultrabook ini dirancang untuk memenuhi gaya hidup para profesional dan personal.

Ultrabook HP Folio memiliki ketebalan kurang dari 0,75 inci dan berat 1,5 kilogram. Folio sudah dilengkapi displai brightview high-definition dengan diagonal ultraslim 13,3 inci.

Hal yang ditonjolkan oleh HP dalam ultrabook Folio ini adalah daya tahan baterai yang hingga 9,5 jam. "Ini yang terbaik di kelas ultrabook yang beredar di pasar," kata Country Manager, Personal Systems Group, HP Indonesia, Danny Lee, saat peluncuran enam produk terbaru HP di Ritz-Carlton, Jakarta, Selasa, 7 Februari 2012.

Dengan daya tahan baterai yang tinggi tersebut pengguna HP Folio tidak perlu lagi dibebani dengan adapter yang harus dibawa ke mana-mana untuk mengisi baterai.

Tersedia pula plihan variasi port yang luas, sehingga pengguna tidak perlu direpotkan dengan membawa-bawa dongle. Hal ini yang membuat pengguna HP Folio bisa tetap produktif, baik saat sedang di kantor maupun lagi di perjalanan.

Ultrabook HP Folio dilengkapi dengan prosesor Intel Core terbaru, Intel Rapid Start Technology yang memberikan konsumsi tenaga ultra-rendah ketika sedang tak digunakan dan waktu resume yang cepat ketika dibutuhkan. Ini akan menghemat waktu sekaligus menambah daya tahan baterai dan waktu stand-by.

Folio juga menyediakan solid state drive dengan kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB. Adanya SSD ini membuat HP Folio menjadi lebih stabil dan waktu respons yang cepat.

Terdapat fitur tambahan webcam HP TrueVison HD untuk gambar HD yang lebih jernih dan juga dolby advanced audio. Fitur ini punya kemampuan mengikuti fokus wajah pengguna saat melakukan video call.

"HP Folio sudah tersedia di pasar dengan harga Rp 10,8 juta," kata Consumer Lead HP Personal Systems Group, HP Indonesia, Cynthia Defjan.

IQBAL MUHTAROM

Tablet Samsung, Mendominasi Pasar Indonesia?

Samsung mengklaim bahwa mereka merupakan pemimpin pasar tablet di Indonesia dengan menguasai 61 persen kue pasar. Klaim ini dibenarkan tidak hanya oleh lembaga riset namun juga distributor.
General Manager PT Erafone Artha Retailindo, Jong Woon Kim, mengatakan bahwa penjualan tablet Samsung melalui pihaknya memang sangat mendominasi bahkan meninggalkan iPad milik Apple.

“Penjualan tablet di Erafone 60 persennya adalah Samsung, dan 20 hingga 30 persennya iPad,” ujar Jong, ketika ditemui dalam peresmian BlackBerry Lifestyle Store di Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat, 24 Februari 2012.
Menurut Kim, selain pertimbangan harga, terdapat beberapa alasan tablet Samsung meraih posisi pemimpin pasar.
Yang pertama adalah ukuran layar yang beragam. Tidak seperti iPad, Samsung Galaxy Tab memiliki ukuran layar mulai dari 7 hingga 10 inci.
"Untuk orang Asia yang bertangan kecil, paling cocok adalah yang berlayar 7 inci," ujarnya. Buktinya, ujarnya menambahkan, ukuran layar inilah yang paling laku dijual melalui Eraphone.
Alasan berikutnya adalah tidak seperti Apple, Samsung selalu mendahulukan pasar Indonesia.
“Di Indonesia, produk Apple masuk selalu lebih lambat dan antusiasme pasar sudah menurun. Sebaliknya Samsung selalu mendahulukan Indonesia," ujarnya.
Ini terjadi karena Indonesia termasuk pasar lapis ketiga bagi Apple, setelah Amerika, Eropa, Cina, dan beberapa wilayah lainnya.
Kim mengatakan pasar tablet di Indonesia saat ini memang masih dikuasai oleh produk high end seperti iPad dan Galaxy Tab, sementara tablet murah masih belum begitu diterima pasar.
"Untuk teknologi baru memang biasanya begitu, awalnya adalah produk high-end terlebih dulu yang diterima pasar," ujarnya.


Jumat, 24 Februari 2012

Roy Suryo Mengikuti Jejak Paku Buwono X Dengan ESEMKA

Mobil Esemka akan berangkat dari Surakarta ke Balai Termodinamika, Mesin dan Propulsi (BTMP) Serpong pada Jumat, 24 Februari 2012. Salah satu pecinta otomotif, Roy Suryo juga akan ikut dalam rombongan tersebut.

“Saya akan ikut mengemudikan mobil, bergantian dengan Pak Rudy (Wakil Wali Kota Surakarta),” kata Roy Suryo saat ditemui di Solo Technopark, Kamis 23 Februari 2012. Dia ingin sekali menjadi saksi sejarah kebangkitan otomotif nasional tersebut.

Dia menjelaskan, sejarah otomotif pertama di Indonesia diawali oleh Surakarta. Raja Keraton Surakarta, Paku Buwana X merupakan pemilik mobil pertama di Indonesia. Raja tersebut membeli mobil jenis Benz Phaeton pada 1894. “Sayang, jejak mobil itu tidak dapat terlacak setelah dibawa ke Belanda pada 1924,” kata Roy.

Menurut dia, hanya ada empat unit Benz Phaeton yang diproduksi pada saat itu. Mobil berbentuk seperti kereta kuda itu bermesin tunggal dengan kapasitas mesin dua ribu cc. Mobil tersebut bias memuat delapan orang penumpang.

Wali Kota Surakarta Joko Widodo berharap sejarah otomotif itu akan berulang di Surakarta. “Keberadaan mobil Esemka ini akan jadi momentum kebangkitan mobil nasional,’ kata Jokowi.

AHMAD RAFIQ


Galaxy S II Salah Satu Smartphone Tersukses Samsung

Bagaimana tidak, setelah sempat terjual 10 juta unit pada bulan September 2011 lalu, kini jelang dibukanya MWC 2012 perusahaan asal Korea Selatan itu telah mengumumkan sebuah kabar gembira. Yup, Galaxy S II yang diluncurkan bulan April 2011 lalu diklaim Samsung telah meraup penjualan sebanyak 20 juta unit.

Sebagaimana dikutip PULSAonline via Engadget, dilaporkan bahwa penjualan 20 juta unit Galaxy S II diklaim lebih pendek sekitar tujuh bulan ketimbang dengan apa yang dicapai pendahulunya, Galaxy S.

Selain memiliki desain yang ramping, Galaxy S II memang datang dengan berbagai keunggulan, seperti layar Super AMOLED, prosesor dual-core, serta berbagai fitur apik lainnya. Tak heran, jika smartphone ini begitu diminati para penggemarnya, yang terbukti dari penjualan Galaxy S II yang terbilang moncer ini. (Ozi)

Rabu, 22 Februari 2012

Explorasi Ilmu Fisika: "Rasa Sayange" Secara Evolusi Lebih Dekat (Milik) Indonesia

Pada Tanggal 2 Oktober 2007, Rais Yatim, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia menantang pemerintah Indonesia untuk membuktikan bahwa lagu "Rasa Sayange" merupakan warisan asli budaya Indonesia. Pernyataan ini dilontarkan Yatim ketika menanggapi pernyataan sejumlah anggota DPR-RI yang menyatakan bahwa lagu itu berasal dari Kepulauan Maluku.

Isu ini mengundang perhatian para peneliti di Bandung Fe Institute. Mereka kemudian mengembangkan metode fisika mekanika statistik seperti Zipf-Mandelbrot, koefesien girasi, koefesien spiral serta analisis entropi dan negentropi untuk mengeksplorasi lagu tradisional Indonesia. Hasil analisis ini lalu dikomposisi menggunakan pendekatan biologi evolusioner menjadi pohon filomemetika lagu tradisional Indonesia. Penelitian ini dapat melihat pola evolusi lagu tradisional Indonesia.

Dari riset ini terlihat bahwa secara struktur nada, durasi, kepadatan, dinamika, keragaman melodi dan tingkat kompleksitas lagu “Rasa Sayange” memiliki karakteristik yang secara relatif sangat dekat dengan lagu-lagu tradisional dari daerah Maluku lainnya. Karakteristik ini sangat berbeda dengan kelompok lagu dari Riau, yang dekat dengan karakteristik lagu tradisional Malaysia.

Dalam rilis yang dikirimkan Roland M. Dahlan, anggota Bandung Fe Institut yang juga bergerak di Gerakan Nasional Sejuta Daya Budaya (GNSDB), Selasa 21 Februari 2012, lagu “Rasa Sayange” menurut hasil riset mereka berada sangat jauh dari cabang pohon lagu-lagu Melayu. Penelitian ini membuktikan bahwa klaim Rais Yatim keliru dan Indonesia, secara saintifik, dapat membuktikan asal lagu “Rasa Sayange”.

Metode analisis ini telah diterapkan ke ratusan lagu tradisional Indonesia. Namun jumlah ini masih relatif sedikit, karena diduga ada ribuan lagu tradisional di Bumi Nusantara.

"Untuk itu, kami mengajak partisipasi publik untuk berkontribusi ke Gerakan “Sejuta Data Budaya”, dengan mengirimkan data kebudayaan tradisional Indonesia ke situswww.budaya-indonesia.org," ujar Roland.

"Gerakan ini tidak hanya menginventarisasi lagu tradisional, tetapi juga elemen motif kain, arsitektur, tarian, ornemen, pengobatan, naskah kuno, dan lain sebagainya. Upaya pendataan ini sangat penting guna menghindari klaim, dari pihak yang tidak bertanggungjawab, di masa yang akan datang."

Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga telah mengakui bahwa "Rasa Sayange" merupakan lagu yang berasal dari Indonesia. "Sejak kecil saya memang diajarkan lagu 'Rasa Sayange' itu lagu asli Malaysia," kata Anwar di Acara peluncuran Forum Mufakat Nusantara di Jakarta, 12 Oktober 2010 lalu. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...