Jumat, 19 April 2013

Selamat Tinggal Layar Sentuh

Copenhagen--Perangkat dengan layar sentuh kini sedang marak. Namun, mungkin masa keemasan layar sentuh tak panjang lagi. Pasalnya, startup asal Copenhagen, Denmark menemukan teknologi baru antarmuka (interface). Bukan dengan mouse atau sentuhan jari pada layar. Namun dengan gerak mata. The Eye Tribe, nama startup itu, didirikan oleh mahasiswa PhD dari IT University of Copenhagen.

Teknologi The Eye Tribe melacak mata untuk mengontrol perangkat dengan akurasi sama dengan ujung jari. Ini berkat keajaiban temuan mereka yang dinamai Ssubmilimeter Pupil Tracking.

Dengan memakai teknologi infrared, algoritma khusus The Eye Tribe bisa melacak letak pupil mata pengguna, seakurat saat jari menyentuh layar tablet. Bedanya, gerak mata lebih cepat dari pada gerak jari.

Ternyata, pupil kita sama seperti sidik jari, khas dan tak ada yang memiliki corak yang sama. Sehingga, pandangan mata bisa dijadikan sarana untuk masuk (log in) pada setiap akun.

Dengan The Eye Tribe, memungkinkan mata mengontrol perangkat dan memungkinkan navigasi handsfree pada website, game dan aplikasi. "Apa yang kami tunjukkan saat ini hanyalah puncak gunung es dari apa yang bisa dilakukan dengan kontrol mata," kata pendiri The Eye Tribe, Sune Alstrup Johansen. The Eye Tribe ingin menyediakan teknologi kontrol mata untuk perangkat konsumen pasar massal dengan menjual lisensi teknologi bagi produsen.

The Eye Tribe dimulai tujuh tahun saat empat pendiri bertemu di jurusan IT University of Copenhagen. Mereka berambisi membuat kontrol mata bisa tersedia untuk semua orang dengan harga terjangkau. Setelah menyelesaikan PhD empat pendiri mereka membeli IP dari Universitas dan membentuk The Eye Tribe.

Mereka tampil dalam ajang StartupBootcamp Eropa 2011. Setahun kemudian menerima investasi dari investor swasta Eropa sebesar US $ 1 juta. Pemerintah setempat juga ikut mendanai sebesar US $ 4,4 untuk mengembangkan kontrol mata pada perangkat mobile.

Dengan temuan baru ini, maka interface perangkat akan berubah banyak. Pengembang game, aplikasi dan software bisa memakai The Eye Tribe untuk menggunakan teknologi ini. Software Development Kit (SDK) bagi pengembang akan datang ke Android pada Juni nanti.

Dalam situsnya, mereka mendemonstrasikan main game Fruit Ninja dengan sapuan mata. Mereka juga mengatakan akan meluncurkan tablet Android yang bisa langsung digunakan dengan kontrol mata. Namun tak disebut spesiifikasi, kapan dan berapa harga yang akan dibandrol.

Selasa, 09 April 2013

Pixar & Disney (Kisah Sukses Stave Jobs)

Awal April lalu, Pixar Animation Studios mengumumkan rencananya untuk merilis sekuel dari film Finding Nemo pada tahun 2015. Sekuel tersebut, berjudul Finding Dory, akan fokus pada karakter ikan tang fish biru bernama Dory.

Dalam Finding Nemo, Dory muncul sebagai karakter pendukung. Tetapi, ikan yang lucu, ceriwis, dan pelupa itu ternyata disukai banyak orang, sehingga akhirnya mendapatkan jatah sebagai karakter utama dalam film Pixar berikutnya

Sebagai salah satu studio animasi raksasa, Pixar memang ahli dalam membuat karakter-karakter yang “hidup”, yang mampu menarik simpati para penonton. Masih ingat Toy Story? Toy Story adalah film animasi 3D pertama besutan Pixar. Film yang dirilis pada tahun 1995 itu sukses merebut hati para penggemar film animasi berkat alur cerita yang menarik dan karakter-karakternya yang kuat.

Boneka Woody si cowboy, Buzz Lighyear si “space ranger”, Rex si Tyrannosaurus, dan Mr. Potato Head mewakili kenangan masa kecil banyak orang—bukan hanya Andy, anak kecil pemilik mainan-mainan di film tersebut.

Selain menampilkan karakter-karakter yang kuat dalam filmnya, Pixar juga selalu menghadirkan cerita-cerita berkualitas yang mengandung pesan moral, serta mampu memancing emosi para penonton.

Dalam Toy Story, misalnya, penonton disuguhi adegan-adegan emosional dan menggugah perasaan. Misalnya perseteruan antara Woody dan Buzz sebelum akhirnya mereka menjadi sahabat, kedekatan antarkarakter, serta perasaan sayang Andy terhadap mainan-mainannya.

Meskipun baru menunjukkan taringnya pada tahun 1995, atau setelah Toy Story dirilis, sebenarnya perjalanan bisnis Pixar telah dimulai sejak tahun 1986. Steve Jobs adalah salah seorang jenius yang turut mengembangkan studio animasi tersebut hingga sukses seperti saat ini.

Buku The Pixar Touch: The Making of A Company yang ditulis oleh David A. Price, mengisahkan sejarah kelahiran Pixar dan perkembangan bisnisnya. Buku ini memaparkan fakta-fakta menarik seputar Pixar, yang tidak umum diketahui orang. Salah satunya, fakta bahwa justru Pixarlah—bukan Apple—yang membuat Steve Jobs menjadi kaya raya.

Sejarah Pixar dimulai pada tahun 1960-an, di University of Utah, AS. Ada beberapa mahasiswa berprestasi yang belajar ilmu komputer di universitas itu. Selain John Warnock (co-founder Adobe Systems Inc.) dan Jim Clark (co-founder Netscape), ada pula Edwin Catmull (co-founder Pixar).

Lulus kuliah, Catmull direkrut oleh New York Institute of Technology (NYIT) untuk memimpin lab computer-graphics di kampus tersebut. Di sana, dia berkenalan dengan Alvy Ray Smith, yang kini dikenal sebagai salah satu pionir di bidang computer-graphics. Kedua orang inilah yang di kemudian hari dikenal sebagai pendiri Pixar.

Di masa itu, George Lucas sudah berkiprah sebagai pembuat film lewat perusahaan yang dia dirikan, Lucasfilm. Pada tahun 1970-an, Lucas merekrut beberapa staf dari NYIT untuk bergabung dalam tim divisi computer-graphics di Lucasfilm. Termasuk di antaranya adalah Catmull dan Smith. Di Lucasfilm, mereka diberikan tanggung jawab untuk mengurus soal algoritma pemrograman animasi.

Cerita berlanjut. Pada tahun 1983, John Lasseter dipecat dari pekerjaannya sebagai animator di Walt Disney Co. Catmull yang mengetahui hal itu, mengajak Lasseter untuk bergabung dalam timnya di Lucasfilm. Hal ini membuat Lasseter menjadi orang pertama yang menerapkan prinsip-prinsip animasi klasik ala Disney ke dalam animasi komputer.

Pada tahun 1980-an, bisnis animasi masih sangat sulit. Karena itu, pada tahun 1986, George Lucas memutuskan untuk merampingkan bisnisnya dan menjual divisi computer-graphics kepada pembeli yang paling potensial, yakni Steve Jobs, co-founder Apple sekaligus pendiri perusahaan komputer NeXT. Jobs membeli bisnis milik Lucas tersebut seharga 5 juta dollar AS, lalu mengganti namanya menjadi Pixar.

Pada awalnya, Pixar masih merupakan perusahaan produsen komputer animasi. Sebelum menjadi studio animasi besar seperti yang kita kenal saat ini, Pixar harus melalui tahun-tahun penuh perjuangan dan mengalami kerugian hingga jutaan dollar.

Perusahaan ini memulai debutnya sebagai perusahaan animasi ketika mereka membuat film animasi pendek berjudul Luxo Jr. dan Tin Toy. Kedua film pendek inipun awalnya dirilis hanya untuk membantu promosi dan penjualan produk komputer Pixar.

Tin Toy ternyata menuai sukses dan disukai banyak orang. Film ini memenangkan Academy Award untuk kategori film animasi pendek pada tahun 1988. Dari film ini, tim Pixar belajar bahwa aspek terpenting dalam membuat film animasi adalah ceritanya yang menarik—bukan teknik grafisnya.

Kesuksesan Tin Toy membuat Disney melirik Pixar untuk diajak bekerja sama. Akhirnya, pada tahun 1991, kedua perusahaan ini membuat perjanjian kerja sama. Pixar akan memproduksi tiga film animasi, dan Disney akan mendistribusikan dan memasarkan film-film tersebut.

Film animasi pertama yang dihasilkan melalui kerja sama itu adalah Toy Story yang dirilis pada tahun 1995. Film ini sukses dan meraup penghasilan hingga ratusan juta dollar AS dari seluruh dunia. Seminggu setelah Toy Story dirilis, Pixar melakukan IPO (initial public offering) dan saham yang dimiliki Steve Jobs saat itu bernilai 1,1 miliar dollar AS.

Setelah Toy Story, film-film animasi 3D buatan Pixar kembali meraih sukses di layar lebar. Sebut saja A Bugs's Life (1998), Toy Story 2 (1999), Monsters Inc. (2001), Finding Nemo (2003), The Incredibles (2004), Cars (2006), Ratatouille (2007), WALL-E (2008), Up (2009), Toy Story 3 (2010), Cars 2 (2011), dan Brave (2012).

Pada tahun 2006, Disney membeli Pixar dengan nilai 7,4 miliar dollar AS. Akuisisi ini menempatkan Steve Jobs—yang tetap menjadi pemegang saham terbesar di Pixar—ke dalam jajaran direksi Disney. Sementara, Lasseter menjadi Chief Creative Officer untuk Pixar dan Walt Disney Animation Studios, dan Catmull menduduki posisi Presiden di kedua studio animasi itu.

Sekarang, Pixar bukan hanya sekadar studio animasi. Inovasi-inovasi yang dilakukan oleh perusahaan ini dapat kita nikmati di berbagai film layar lebar. Contohnya, seperti disebut dalam buku The Pixar Touch, adalah film Pirates of the Caribbean: Dead Man’s Chest, The Chronicles of Narnia: The Lion, The Witch and The Wardrobe, Harry Potter and the Order of the Phoenix. Beragam efek khusus yang ada dalam film-film tersebut diciptakan menggunakan software buatan Pixar.

Sumber: *

Yang Terbaik dari Sony, Kini Dalam Sebuah Smartphone

Dengan banyaknya smartphone yang beredar di pasar sekarang, tak mudah untuk mengikuti semuanya dengan teknologi terbaru. Jika Anda mencari smartphone yang stylish, dengan spesifikasi paling mutakhir dan daya tahan yang tinggi juga. Salah satu pilihannya adalah Sony Xperia™ Z, smartphone terbaru yang dikeluarkan oleh Sony Mobile.

Sony Xperia™ Z ini cukup signifikan, beberapa review online menyebut Xperia™ Z sebagai salah satu smartphone yang ditunggu rilis-nya. Situs engadget mendeskripsikannya sebagai sebuah smartphone yang “exudes class” atau memancarkan kelasnya.

DESIGN
Dilihat dari desainnya. Sony Mobile memakai konsep OmniBalance yang unik, ramping dan tangguh, dilapisi tempered glass indah dan reflektif dalam frame inovatif setipis 7.9mm. Desain ini tak hanya memberikan pancaran berkelas namun juga ketahanan debu dan air (IP55 dan IP57), tertinggi di kelasnya.

CONNECTIVITY
Dilengkapi dengan one-touch media sharing, cukup dengan menyentuhkan smartphone ke perangkat yang kompatibel, atau tekan 'throw' icon dan pilih dari perangkat yang terhubung, konten yang terdapat di dalam Xperia Z™ bisa dengan mudah dihubukan secara otomatis untuk dilihat banyak orang.

DISPLAY
Dapatkan juga sensasi layar yang riil dan terasa nyata di layar 5” Reality Display. Dengan resolusi tertinggi 1080p Full HD, serta Mobile BRAVIA Engine 2 yang diakui, terang dan tajamnya gambar Xperia™ Zmembuat Anda menikmati apa pun yang keluar dari layarnya.

CREATE
Untuk mengabadikan momen terpenting, Xperia Z™ dilengkapi dengan kamera 13 megapiksel, Anda bisa menangkapnya dalam waktu kurang dari satu detik dari modus standby dengan Fast Capture dengan ketajaman yang luar biasa. Fitur Exmor RS yang revolusioner dengan HDR for video juga memastikan hasil foto dan video yang tajam dan cemerlang, bahkan dalam kondisi cahaya redup.

LISTEN
Semua musik yang Anda gemari pun sekarang mudah diperdengarkan di mana saja. Tak masalah ketika diperdengarkan melalui headphone, speakerphone atau mobile speaker, suaranya akan tetap bening dan kencang dimainkan melalui aplikasi WALKMAN.

EXPERIENCE THE BEST OF SONY IN A SMARTPHONE
Sony Xperia™ Z, dengan semua kelebihannya memberikan Anda apa yang Sony selalu berikan selama bertahun-tahun, yang terbaik. Ingat WALKMAN, Sony Cybershot dan juga TV BRAVIA? Semua teknologi yang ada di dalamnya sekarang ada di dalam sebuah smartphone. Dengan munculnya Xperia™ Z, sepertinya pilihan terhadap smartphone berkelas dan canggih semakin banyak, namun tak banyak juga yang bisa menandinginya.

Sabtu, 06 April 2013

Perusahaan Raksasa Teknologi Buka Ratusan Ribu Lowongan Kerja (Amazon, Apple, Oracle, dan Microsoft)

Sebuah studi yang dilakukan CareerBuilder dan Economic Modeling Specialists Intl (EMSI) menyatakan, sejak 2010, pertumbuhan lapangan pekerjaan di bidang teknologi informasi, khususnya pengembangan software mencapai 7 persen. Para profesional di bidang itu rata-rata mendapat penghasilan US$90,5 ribu per tahun.

Penghasilan para pengembang software diprediksi berlipat hingga 30 persen pada 2020. Pekerjaan di industri teknologi terus berkembang, dan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan.

Majalah bisnis terkemuka, Forbes, bersama indeed.commelansir 25 perusahaan di bidang teknologi yang sedang membuka lowongan pekerjaan dengan bayaran US$60 ribu per tahun, bahkan lebih.

"Saat ini, mereka memiliki 264.300 informasi lowongan pekerjaan di bidang teknologi. Ini merupakan industri tertinggi ketiga dalam hal lowongan pekerjaan di belakang kesehatan dan ritel," kata Manajer Komunikasi Indeed, Michael Werch seperti dikutip dari Forbes, Jumat 5 April 2013.

Menurut dia, saat ini, industri teknologi sedang mencari orang-orang dengan keahlian di bidang sistem operasi mobile, komputansi awan, dan big data. Situasi itu bisa bertambah dengan seiring berkembangnya teknologi informasi.

Amazon, toko online terbesar di dunia saat ini membuka 2.406 lowongan pekerjaan dengan bayaran rata-rata US$60 ribu per tahun, atau lebih. Amazon mencari orang-orang yang berkompeten, seperti software engineers, systems engineers, project managers, dan java developers.

Raksasa teknologi Oracle dan Microsoft berada di posisi kedua dan ketiga dengan masing-masing membuka 2.332 dan 2.105 lowongan pekerjaan. Oracle sedang membutuhkansoftware developers, sales, dan application developers. Sementara itu, Microsoft akan mempekerjakan software development engineers, program managers, enterprise architects, dan pengacara.

Dell, Apple, dan Google juga membuat daftar lowongan pekerjaan dengan total 4.030 lowongan. "Ada banyak kesempatan bekerja di bidang teknologi. Mudah atau sulitnya mencari pekerjaan akhirnya tergantung seberapa baik keahlian dan pengalaman Anda," kata Werch.

Berikut 10 raksasa teknologi yang sedang membuka lowongan pekerjaan besar-besaran seperti dilansir Forbes:

1. Amazon (2.406 pekerjaan)
2. Oracle (2.332 pekerjaan)
3. Microsoft (2.105 pekerjaan)
4. Dell (1.867 pekerjaan)
5. SAIC (1.524 pekerjaan)
6. IBM (1.437 pekerjaan)
7. Locheed Martin (1.418 pekerjaan)
8. Apple (1.383 pekerjaan)
9. HP (1.319 pekerjaan)
10. Northrop Grumman (1.037 pekerjaan)

Jumat, 05 April 2013

Survei: Microsoft Segera Usang

Tak lama lagi, kira-kira empat tahun ke depan, eranya Microsof yang merajai pasar sistem operasi komputer, bakal berakhir. Bahkan disebut usang.

Informasi ini meluncur dari laporan yang dikeluarkan oleh Gartner, perusahaan riset dan konsultan teknologi, kemarin. Disebutkan, perangkat elektronik yang menggunakan sistem operasi android milik Google bakal membonsai PC dan ponsel pengguna Windows.

Laporan Gartner ini cukup mengejutkan. Dalam perkiraan perusahaan tersebut, pada 2017, jumlah komputer tablet, ponsel, serta perangkat bergerak lainnya bakal mencapai 2,7 miliar unit. Dibandingkan komputer meja maupun laptop, jumlahnya 10 kali lipat.

Michael Santoli, kolumnis senior Yahoo! menuturkan, perpindahan pasar ini sudah bisa terlihat di bursa saham. "Pada dasarnya, bursa mengatakan, Microsoft bukan lagi kisah tentang pertumbuhan," tuturnya. "Kalau lihat buku, Microsoft itu sudah usang."

Di bursa Amerika, apa yang disampaikan oleh Santoli memang terjadi. Dalam setahun, saham Microsoft sudah turun 9 persen. Sebaliknya, saham Google malah mencelat 25 persen.

Kini, masalah yang dialami oleh Microsoft adalah bagaimana agar kehadirannya tetap terasa relevan. Mungkinkah bisa berkolaborasi dengan komputer tablet dan ponsel?

"Microsoft tak bisa lagi bertahan dengan arsitektur lawasnya," ujar Santoli. "Perusahaan itu harus benar-benar melakukan sesuatu yang berbeda."

Rabu, 20 Maret 2013

Benchmark Galaxy S4 Libas HTC One, 2 Kali dari iPhone 5

Di tengah pro dan kontra mengenai spesifikasi yang dihadirkan Samsung untuk Galaxy S 4, smartphone terbaru ini terus melaju dengan menunjukkan tajinya.

Primate Labs salah satu yang mencoba melakukan pengujian benchmark terhadap smartphone yang sedang high end saat ini, Samsung Galaxy S 4, HTC One, LG Nexus 4, hingga iPhone 5.

Hasilnya? Galaxy S 4 mampu melibas semua kompetitornya. Menggunakan aplikasi Geekbench didapatkan skor 3163. Sedangkan HTC One 2687, LG 2040 dan Samsung S III versi internasional skor yang didapat 1717.

Nah, bila dengan sesama Android saja bisa unggul maka saat diadu dengan iPhone 5, Samsung Galaxy S 4 mampu melibasnya. Karena iPhone 5 hanya mendapatkan skor 1596. Ini smartphone Samsung tersebut dua kali lebih ngebut dari iPhone 5. Demikian dilansir Cell Phones.

Sekedar informasi, Samsung Galaxy S 4 hadir dengan dua versi jeroan yang berbeda. Pertama yang menggunakan Exynos 1.6 GHz delapan core, kedua Qualcomm 600 Snapdragon 1.9 Ghz quad-core.

Rencananya, Samsung akan merilisi S 4 ini pada 26 April mendatang ke 155 negara dan menggandeng 327 operator.

Kehadiran ponsel pintar ini juga sempat menuai cibiran, mulai dari peluncuran ala broadway yang dinilai lebay, tidak ada perubahan yang berarti di segi desain hingga bahan plastic yang masih digunakan.

Rabu, 06 Maret 2013

Daftar Harga Pre-Order BlackBerry Z10

BlackBerry baru saja meluncurkan BlackBerry Z10 di Indonesia, kemarin. Tak mau menunggu lama, sejumlah operator seluler pun langsung menawarkan program bundling khusus pembelian perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi BlackBerry 10 itu.

Pemesanan BlackBerry 10 pun sudah bisa dilakukan sejak hari ini. Bagi calon pembeli bisa kunjungi situs tiap operator untuk melakukan pre-order dengan paket menarik.

Telkomsel misalnya, yang memberikan paket penjualan dengan harga khusus dengan pemesanan disitusnya. Selama masa pembelian online, pelanggan kartu Halo bisa mendapatkan potongan Rp 500 ribu, sehingga BlackBerry Z10 bisa didapat dengan harga Rp 6.500.000.

“BlackBerry Z10 ini sangat sensasional, di mana terjadi perubahan signifikan dalam customer experience pelanggan BlackBerry. Selain menggunakan layar sentuh dengan tingkat sensitivitas yang mengagumkan, pengguna BBZ10 tidak perlu lagi berlangganan layanan BlackBerry Internet Service, namun cukup berlangganan paket data dari Telkomsel untuk semua aktivitas yang berhubungan dengan internet,” kata Nirwan Lesmana, Head of Postpaid and Broadband Marketing Communications Division, dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Selasa (5/3/2013).

Sedangkan Indosat membanderol BlackBerry Z10 seharga Rp 6.999.000 dengan pemesanan yang bisa dilakukan di situsnya. Sejumlah paket yang disediakan Indosat terdiri dari data hingga 8 GB dengan kecepatan 7,2 Mbps, Indosat Super Wifi dengan kecepatan hingga 20 Mbps yang unlimited, gratis telepon 1800 menit serta 500 sms.

Sedangkan di situsnya, XL membagi program berdasarkan pelanggan prabayar dan pasca bayar. Untuk pascabayar, XL memberikan program cicilan Rp 615.000 x 12 bulan, dengan keuntungan data sebesar 6 GB per bulan selama 12 bulan.

Sedangkan untuk prabayar, XL membanderol BlackBerry Z10 seharga Rp 6,999.000 dengan gratis data 4,5 GB, telepon 150 menit dan 150 sms. Ada juga bonus voucher diskon sebesar Rp 1 juta untuk 500 pendaftar pertama.

BlackBerry Z10 tentu menjadi perangkat yang memberikan nafas baru bagi produsen smartphone asal Kanada itu. Indonesia pun menjadi pasar terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan Inggris Raya.

Namun apakah BB Z10 tetap akan disambut antusias? Tentu penjualan pre-order bisa memberikan gambarannya. Sayangnya hingga kini belum diketahui antusiasme calon pembeli di masa pre-order ini. Kami akan terus mengikuti dan memberikan perkembangannya kepada pembaca.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...